Senin, 20 Oktober 2014

coretan dihari itu

hari hari ini, bahkan kemarin entalah kenapa ku sesali berpisah dengan mu, namun mungkin ada ada sebab dan akibatnya. rasa sayang ini mungkin tak akan pernah bisa hilang meski ku coba untuk melupakan rasanya sakit itu, tak ku percaya pada hari itu kita sepakat untuk berpisah. namun mungkin kemarin adalah soal ego yang mungkin bisa mengakhirnya perjalanan ini, dan kini ku hidup sendiri tanpa adanya kekasih dan penyemangat yang datang untuk menghibur dan sebagai penyemangat dihari hariku ini.
siang hari dimana hari itu adalah hari terakhir kita berhubungan, siang hari ku antarkan kamu kehotel untuk bekerja,  dan tak sengaja hujan turun, seolah pada hari itu bumi tak menginginkan kita berpisah namun keadaan berkata lain. raga ini tubuh ini yang sudah capek dengan semua keributan, dan mungkin jalan tengahnya kita adalah berpisah, namun jodoh itu adalah misteri yang tak akan pernah ada yang mengetahuinya sekalipun itu adalah peramal.

tuhan tolonglah aku yang masih mencari jati diri ini, tuntunlah aku kejalanmu yang benar dan menjadi manusia yang bijaksana, dewasa dan memikirkan kedepannya baik serta buruknya. umur yang sudah tidak muda lagi membuat ku tak mengerti betapa bodohnya diri ini. namun kembali lagi kepada keadaan yang menjadi guru ku. keadaan yang menjadikan guru disetiap bagiannya, ada hikmah yang bisa diambil, mau senang mau sedih semuanya sudah menjadi satu paket.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar